Image default
Forex

Cara Melakukan Analisa Forex Sederhana dengan Mudah

Jika kamu adalah salah satu trader yang mengalami kesulitan dalam melakukan analisa forex maka tak perlu panik dulu, pasalnya banyak trader yang juga menghadapi hal yang sama seperti kamu. Tenang, kamu tidak sendirian kok. Analisa dan teknikal forex memang tak semudah yang dikatakan para trader senior. Namun, tak sesulit yang kamu bayangkan juga kok.

Sebelum melakukan analisa ini maka kamu perlu melewati beberapa tahapan dulu. Pertama, kamu harus memilik broker forex terpercaya dan berkualitas. Kedua, bukalah akun demo untuk melakukan trading forex. Selanjutnya, silahkan mengunduh software trading forex tersebut. Langkah terakhir ialah melakukan analisa forex untuk menentukan apakah ingin sell atau buy.

Langkah terakhir dalam tahapan trading forex ini memang yang paling sering membuat para trader pemula kebingungan. Nah, biar kamu tidak mandek lagi di bagian analisa dan teknikal forex ini, cobalah menyimak panduan analisa trading forex sederhana berikut ini.

Baca Juga: Cara Investasi Forex Di Indonesia 2021 Untuk Pemula

Analisisis Teknikal Dalam Trading Forex

Sebelum membahas cara melakukan analisa forex, kamu perlu menguasai beberapa analisis teknikal dalam trading ini terlebih dulu.

1. Konsep Dasar Analisis Teknikal

Konsep dasar analisis teknilkal ini merupakan sebuah metode yang bisa kamu gunakan untuk menebak arah pergerakan harga. Untuk bisa memprediksi harga yang akan terjadi maka kamu harus mengamati data harga yang terjadi di periode sebelumnya.  Di bagian ini para trader harus paham betul tentang isi chart yang ditampilkan tersebut agar tidak salah dalam menebak harga.

2. Memahami Konsep Trendline

Dalam melakukan analisa forex kamu juga perlu menggunakan trendline untuk mengenali potensi keuntungan yang bisa didapatkan. Kehadiran tool yang satu ini menjadi strategi utama dalam melakukan sell ataupun buy di dalam forex.

3. Memahami Support dan Resistance

Para trader pemula juga perlu memahami support dan resistance dalam trading forex. Support dan resistance ini berguna untuk menandai harga yang kemungkinan akan terjadi saat terjadi lonjakan ataupun sebaliknya.

Mengenal Berbagai Jenis Analisa Forex

Analisa teknikal

Analisa pertama disebut dengan analisa teknikal. Pemantauan analisa ini lebih mengandalkan penggunaan grafik, rumus matematis dan prinsip statistik tertentu. Beberapa istilah yang sering digunakan lewat analisa teknikal ini ialah seperti moving averages, RSI, stochastic dan beberapa istilah-istilah lainnya.

Analisa Fundamental

Analisa fundamental ini lebih berfokus pada data keuangan yang dirilis di berbagai media ekonomi yang terpercaya. Biasanya, untuk melakukan analisa fundamental ini para trader akan mengikuti seluruh data terbaru dari berita ekonomi nasional maupun internasional.

Analisa Sentimen Pasar

Adapun analisa sentiman pasar ialah proses menganalisa pelaku pasar lewat penilaian teknikal, evaluasi fundamental, ataupun terhadap berbagai kejadian yang mungkin bisa saja terjadi. Trader pada umumnya memantau sentiment pasar ini berdasarkan grafik candlestick ataupun dari data rasio sentiment yang telah disediakan oleh para broker.

Pada dasarnya, semua trader memiliki srateginya masing-masing saat melakukan trading forex. Kamu pun juga bisa memilih salah satu dari ketiga analisa forex yang telah disebutkan di atas. Namun, untuk betul-betul memahami pergerakan trading forex ini maka silahkan mempelajari dan menguasai ketiga jenis analisa forex tersebut. Semakin kamu menguasainya maka semakin mudah juga untuk melihat gambaran kondisi pasar yang kamu inginkan.

Cara Melakukan Analisa Forex yang Paling Sederhana

Untuk menguasai ketiga jenis analisa forex di atas memang bukanlah hal yang mudah. Terlebih jika kamu masih berada dalam tahapan pemula di dunia trading. Banyak trader pemula yang tidak sabaran dan sangat ingin mendapatkan keuntungan serba instan dari trading forex ini, padahal untuk mempelajari sekaligus menguasai semua jenis analisa trading forex ini dibutuhkan waktu yang cukup lama.

Daripada kamu kehabisan waktu, lebih baik menganalisa trading forex ini dengan versi yang sederhana dan mudah saja. Yuk coba ikuti langkah-langkahnya berikut ini.

Gunakan Grafik Pair Forex

Pertama silahkan membuka grafik pair forex yang akan kamu pilih untuk trading. Jika telah mengunduh Metatrader, biasanya kamu akan langsung melihat grafik pair EURUSD atau Euro-Dollar. Kamu bisa menganalisa langsung grafik pair tersebut atau bisa juga melakukan pair pada forex lainnya. Silahkan menggeser simbol dari jendela MarketWatch untuk mengganti tampilan yang diinginkan pada Metatrader. Karena kamu masih trader pemula maka sebaiknya melakukan trading di pair-pair mayor saja terlebih dahulu seperti EURUSD, GBPUSD, USDJPY atau AUDUSD.

Baca Juga: Forex Adalah: Pengertian, Cara Kerja Hingga Kelebihan dan Risikonya

Pilih Timeframe

Kedua pilihlah timeframe untuk proses trading selanjutnya. Silahkan melihat contoh grafik berikut ini. Pada grafik tersebut ditampilan pair EURUSD dengan timeframe daily atau harian. Setiap batang yang terdapat pada grafik ini mewakili dinamika pergerakan harian trading forex. Di dalam timeframe Daily ini kamu juga bisa melihat beberapa jenis timeframe lainnya seperti 1 menit (M1), 1 jam (H1) ataupun 1 Bulan (MN). Untuk mengubah timeframe ini maka silahkan melakukan klik kanan di bagian grafik tersebut lalu pilih menu Rentang Periode.

Melakukan analisa forex dengan memantau timeframe

Memantau Trend

Langkah selanjutnya ialah dengan memperhatikan trend yang sedang terjadi. Pada umumnya terdapat tiga jenis trend pada trading forex. Trend bullish menandakan pergerakan harga yang terus naik, trend bearish yaitu trend yang menunjukkan harga sedang bergerak turun, sedangkan trend sideways merupakan trend harga pasar forex yang bergerak naik-turun dalam waktu terbatas.

Teknikal Analisis

Kemudian pasanglah indikator teknikal agar bisa mendapatkan sinyal trading forex. Setelah mendapatkan sinyal dan trend pasar maka silahkan memprediksi ke arah manakah pergerakan harga selanjutnya. Sebagai contoh silahkan melihat gambar di bawah ini. Pada gambar, trader memasang indikator relative strength index. Untuk memasangnya silahkan mengklik opsi sisipkan pada bagian atas Metatrader kemudian klik indikator lalu pilih Oscillator dan Relative Strength Index dan akhiri dengan mengklik OK.

Langkah terakhir ialah dengan membaca sinyal yang muncul dari indikator teknikal yang telah terpasang. Dari tampilan indikator tersebut maka trader pada umumnya akan langsung mengetahui pergerakan harga yang akan terjadi selanjutnya. Apakah harga mengalami kenaikan atau malah terjadi penurunan.

Oleh sebab itu, untuk bisa memprediksi harga yang akan terjadi tersebut maka kamu harus tahu dulu cara menggunakan RSI dan indikator lainnya saat mulai melakukan trading forex. Sebagai contoh lihatlah gambar di bawah ini. Seorang trader seharusnya sudah tahu bahwa kondisi grafik masih menunjukkan bearish sehingga belum pas untuk bisa melakukan open posisi. Kamu harus menunggu dulu hingga posisi RSI melaju melewati angka 30 ke arah atas.

Bagaimana, langkah analisa forex di atas cukup mudah dilakukan bukan? Dibandingkan harus menguasai ketiga jenis analisa trading forex yang membutuhkan waktu lebih lama tersebut maka akan lebih baik mencoba cara sederhana berdasarkan analisa teknikal saja. Namun, tidak ada salahnya juga untuk mempraktekkan analisa forex sederhana ini sambil mempelajari sekaligus memahami analisa trading forex lainnya. Ketika kamu menguasai keseluruhan teknik analisa tersebut, dijamin kamu sudah bisa menjadi seorang pro trader.

Related posts

Forex Adalah: Pengertian, Cara Kerja Hingga Kelebihan dan Risikonya

Marsyaviani Darestuti

Mengenal Lebih Dekat Fin 888 Forex. Sudah Pernah Dengar?

Marsyaviani Darestuti

Cara Investasi Forex Di Indonesia 2021 Untuk Pemula

Primaditya Riesta

Leave a Comment