Image default
Tips

Komputer atau Laptop Lemot, Coba Cek Beberapa Penyebabnya

Komputer merupakan tools yang sangat sering digunakan oleh hampir semua aspek. Segala kebutuhan digital semua bisa dikerjakan oleh komputer. Dari tahun ke tahun teknologi dari Komputer semakin berkembang. Dari yang awalnya berukuran sangat besar dengan kemampuan terbatas hingga saat ini komputer berukuran sangat kecil namun dengan performa yang sangat luar biasa.

Meski kemajuan teknologi komputer sudah semakin pesat ada kalanya kita sebagai user sering mendapati performa yang turun atau istilah kita lemot padahal Komputer atau Laptop yang kita punya sudah berspesifikasi lumayan tinggi. Jika sudah mengalami hal demikian tentu produktifitas kita akan terganggu. yang harusnya fokus menyelesaikan pekerjaan, malah sibuk terhambat oleh lemotnya komputer kita.

Selain karena hardware ada faktor-faktor lain yang harus kamu tahu. Sebelum kamu memanggil tukang servis atau ingin menjual komputer / laptop kamu yang lemot itu,  ada baiknya coba kamu cek beberapa hal yang bisa menjadi penyebab lemotnya laptop atau komputer kamu itu. Apa saja ? yuk simak penjelasan di bawah :

1. Cek Storage Penyimpanan

Hal yang umumnya terjadi kenapa komputer kita sering lemot ialah masalah storage. Lihat kapasitas penyimpanan kita Baik di Drive C:/ atau D:/ jika status drive masih banyak yang kosong, ada kemungkinan drive penyimpanan kamu mengalami bad sector atau turunnya performa karena usia pemakaian. Ini terjadi jika laptop atau komputer kami masih menggunakan Hardisk.

Cara kerja HDD (Hardisk) ialah dengan memutar piringan cakram yang ada di dalamnya dan sangat sensitif terhadap guncangan. Jika sudah begini maka tidak ada cara lain selain mengupgrade karena meski bisa diperbaiki bad sector tersebut performa Hardisk tidak akan kembali seperti dulu & ada resiko bahwa kamu akan mengalami kerusakan kembali. Ciri-ciri HDD yang rusak selain lemot ialah terdengar suara berdecit pada Hardisk laptop / Komputer kita. Selain itu performance storage akan berjalan 100% jika kamu lihat di task manager.

Kamu bisa upgrade hardisk kamu dengan yang jauh lebih bagus yaitu menggunakan SSD (Solid State Drive). Selain ketahanan yang lebih kuat juga performa kecepatan yang jauh lebih baik dari pada hardisk karena cara kerja dari SSD tidak lagi dengan piringan namun menggunakan Chip seperti memori RAM / Flashdisk. Untuk kecepatan dari SSD yang paling rendah ialah 5x lipat kecepatan Hardisk.

Ada sedikit kekurangan dari SSD dibanding HDD yaitu harga & kapasitas. Jika saat ini kamu menggunakan HDD 1Tb pada komputer / laptop kamu dengan harga yang sama kamu hanya dapat kapasitas SSD dengan kapasitas 128 – 256 Mb saja. Tentu jika kamu ingin menggunakn kapasitas 1 Tb budget yang kamu butuhkan semakin besar. Tapi rasanya kapasitas besar sudah tidak lagi penting untuk saat ini karena sekarang sudah era nya cloud & streaming. Semua file yang kamu punya di upload di google drive, Droopbox dsb.

 

2. Banyak Program Berjalan Saat Startup

Cara melihatnya kamu silakan masuk ke task manager untuk melihat aplikasi apa saja yang sedang berjalan. Masih di Task Manager kamu bisa masuk ke menu tab “startup” dan lakukan disable pada aplikasi yang kamu rasa tidak penting berjalan ketika windows dinyalakan.

Selain itu membuka Browser dengan banyak tab juga akan membuat Laptop Komputer lemot. Karena Browser akan sangat banyak memakan kapasitas Memory Laptop / Komputer kamu. Jika membuka browser suggest buka tab tidak lebih dari lima, jika ada tab yang sudah tidak digunakan  bisa di close agar tidak makan memory terlalu besar. Untuk melihat seberapa besar memory yang dimakan oleh browser silahkan masuk ke task manager dan lihat pada tab performance, akan ditampilkan berapa memory yang saat ini sedang digunakan.

 

3. Operating System yang tidak Support

Kalo ini biasanya dialami oleh komputer laptop dengan hardware jadul yang mau diupdate dengan OS terbaru biar kekinian. Tidak salah namun pada umumnya OS terbaru mengoptimasi dengan hardware terbaru. Jadi jika laptop atau komputer kamu keluaran tahun lama dengan spesifikasi RAM 1 – 2 Gb Kebawah dengan Processor masih menggunakan Dual Core / Celeron kebawah yang optimal pada windows XP atau windows 7 suggest bertahan dengan OS tersebut meski dukungan sudah di hentikan. Cari Software – software yang mungkin masih support dengan OS tersebut.

Jika masih dipaksakan ingin menggunakan OS terbaru maka OS tersebut juga membutuhkan software terbaru dimana lagi-lagi software baru tersebut membutuhkan hardware yang mumpuni untuk menjalankannya agar bisa optimal dan tidak terjadi crash.

4. Virus

Sudah tidak heran jika virus akan menambah beban kerja pada komputer atau laptop kamu. Virus ini bisa masuk tanpa kamu ketahui. Virus masuk umumnya kalo kamu sering menggunakan software atau game bajakan, streaming di website yang tidak resmi atau ke situs-situs yang dilarang.
Untuk memastikan tidak ada virus di laptop / komputer kamu bisa menggunakan antivirus bawaan Windows (Bit Defender) selain gratis juga lumayan powerfull & ringan. Yang penting kamu selalu mengaktifkan auto update pada antivirus tersebut atau sering melakukan update secara manual.

Selain menginstal antivirus kamu juga harus bijak dalam menginstal software, game juga berselancar di dunia maya. Hati-hati ketika mendownload sesuatu jangan memberikan izin dengan meng klik aplikasi yang tidak kamu kenal, rutin melakukan scan untuk memastikan tidak ada virus yang bersembunyi yang membuat beban tambahan di laptop / komputer kamu.

Nah itu lah hal-hal yang bisa kamu lakukan jika komputer atau laptop kamu sudah mulai lemot. Jika langkah diatas sudah kamu jalankan namun laptop kamu tetap lemot dan tidak bisa mengimbangi kinerja kamu, maka sudah saatnya kamu ganti / upgrade laptop komputer kamu. ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan ketika ingin membeli laptop atau komputer baru. Bisa kamu baca detailnya disini.

Hal hal yang harus diperhatikan ketika ingin membeli Laptop atau Komputer

Semoga artikel diatas bisa membantu kamu untuk mengatasi permasalah laptop atau komputer kamu yang lemot.

 

 

Leave a Comment